Kamis, 07 April 2016

Perbedaan Seni Rupa Murni dan Terapan Beserta Contohnya

Perbedaan seni rupa murni dan terapan - Seni rupa merupakan salah satu bagian dari hasil olah pikir manusia berupa gambaran yang kaya dengan berbagai nilai budaya dan memiliki estetika, sehingga dengan adanya seni rupa mampu menjawab kebutuhan manusia terhadap karya seni. Seni rupa yang hanya bertujuan untuk memperoleh keindahan disebut dengan seni rupa murni. Dalam perkembangannya, seni rupa tidak hanya sebatas untuk memenuhi kebutuhan manusia terhadap keindahan dan budaya. Seni rupa juga mulai diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari sebagai penunjang bagi manusia untuk memenuhi kebutuhan hidupnya, dan inilah pengertian seni rupa terapan.

pengertian tari bercerita dan contohnya,perbedaan seni rupa murni dan terapan beserta contohnya,perbedaan seni rupa 2 dimensi dan 3 dimensi,contoh seni rupa murni dan terapan,

Baca juga: Mengintip Perbedaan Simpati dan Empati dengan Cara Mudah

Bagi orang yang masih awam dalam dunia seni, mungkin mereka beranggapan bahwa yang dimaksud dengan seni rupa hanya sebatas lukisan saja. Padahal sebenarnya cakupan seni rupa cukup luas, ada seni rupa murni dan ada pula seni rupa terapan. Banyak orang yang masih bingung mengenai perbedaan seni rupa murni dan terapan, padahal sebenarnya untuk membedakan keduanya cukup mudah. Perbedaan seni rupa murni dan terapan bisa dipahami berdasarkan pengertian keduanya sebagaimana telah diuraikan di atas, namun jika masih bingung Anda bisa mencoba memahami perbedaan seni rupa murni dan terapan berdasarkan contoh-contohnya.

Berbagai contoh seni rupa murni dan terapan dalam kehidupan sehari-hari cukup banyak dan bahkan sering kita jumpai, namun terkadang kita tidak sadar bahwa sebenarnya itu merupakan bagian dari hasil karya seni rupa. Dengan mengetahui macam-macam karya seni rupa, kita akan lebih bisa menghargai lagi setiap hasil seni manusia. Berikut ini adalah contoh dari seni rupa murni, contoh ini bertujuan untuk membantu Anda agar lebih memahami mengenai perbedaan seni rupa murni dan terapan. Dengan adanya contoh, Anda juga akan lebih mudah memahami pengertian dari seni rupa murni dan terapan.

Perbedaan seni rupa murni dan terapan bisa Anda pahami dengan memperhatikan contoh seni rupa murni berikut ini, contoh seni rupa murni adalah lukisan, patung, arca, relief, serta kaligrafi. Lukisan termasuk dalam kelompok seni rupa murni karena fungsinya hanya sebagai hiasan dalam ruangan, tidak ada fungsi praktis yang bisa bermanfaat secara langsung bagi manusia. Patung, arca, relief, dan kaligrafi juga demikian, tujuannya hanya untuk memperoleh nilai estetika dan sebagian ada yang memiliki nilai kerohanian. Untuk memahami perbedaan seni rupa murni dan terapan, sekarang kita bahas contoh dari seni rupa terapan.

Contoh seni rupa terapan yang dapat membuat Anda lebih paham mengenai perbedaan seni rupa murni dan terapan adalah desain rumah, dekorasi ruangan, pakaian, serta berbagai bentuk kerajinan tangan. Berdasarkan contoh tersebut, dapat kita ketahui bahwa seni rupa terapan memiliki manfaat yang bisa langsung dirasakan oleh manusia. Rumah, bisa langsung digunakan untuk tempat tinggal. Pakaian, bisa langsung digunakan untuk menutupi badan. Kerajinan tangan bisa digunakan untuk berbagai keperluan sesuai dengan fungsinya, misalnya tas rajut untuk wadah barang. Berdasarkan contoh tersebut sudahkah Anda paham mengenai perbedaan seni rupa murni dan terapan?

pengertian tari bercerita dan contohnya,perbedaan seni rupa murni dan terapan beserta contohnya,perbedaan seni rupa 2 dimensi dan 3 dimensi,contoh seni rupa murni dan terapan,

Jika Anda masih bingung mengenai perbedaan seni rupa murni dan terapan, Anda bisa melihat ke dalam rumah Anda sendiri. Lihatlah lukisan yang terpajang di dinding ruang tamu, adakah manfaat dari lukisan tersebut selain untuk hiasan? Tidak kan? Sekarang bandingkan dengan rumah Anda? Rumah Anda pastinya memiliki sebuah desain pada bagian eksterior dan interiornya, rumah tersebut selain untuk keindahan juga memiliki fungsi nyata yaitu untuk tempat tinggal. Dengan demikian, maka perbedaan seni rupa murni dan terapan yaitu lebih menitik beratkan pada fungsinya. 

Seni rupa murni fungsinya untuk keindahan, sedangkan seni rupa terapan fungsinya selain untuk keindahan juga bisa dirasakan secara langsung. Meskipun tidak ada manfaat langsung yang bisa dirasakan dari seni rupa murni selain kepuasan, tetapi bukan berarti seni rupa terapan lebih baik daripada seni rupa murni sebab keduanya memang memiliki fungsi yang berbeda. Oleh karena itu tidak elok rasanya jika membandingkan lebih bagus yang mana antara seni rupa murni dan seni rupa terapan. Mengetahui perbedaan seni rupa murni dan terapan bukan untuk menentukan mana yang lebih bagus, tapi untuk lebih menambah wawasan.