Minggu, 10 April 2016

Inilah Perbedaan Akar Dikotil dan Monokotil Dengan Tepat

Perbedaan Akar Dikotil dan Monokotil Dengan Tepat - Perbedaan akar dikotil dan monokotil secara biologi. Istilah dari monokotil dan dikotil sendiri sering kita dengar khususnya pada bidang ilmu biologi. Adapun kedua istilah ini dipakai untuk dapat membedakan tumbuhan terhadap jenis bijinya. Perbedaan tumbuhan dikotil dan monokotil sendiri terletak pada pengertiannya. Di mana tumbuhan dikotil adalah tumbuhan dengan biji berkeping dua. Sementara tumbuhan monokotil adalah tumbuhan biji berkeping 1. Dalam artikel ini kita akan membahas perbedaan akar pada tumbuhan dikotil dan monokotil.
Sebenarnya terdapat banyak sekali perbedaan akar dikotil dan monokotil. Bagi Anda yang sedang mempelajari ilmu biologi khususnya mengenai tumbuhan dikotil dan monokotil, rasanya penting untuk membedakan akar dikotil dan monokotil dengan tepat. Tumbuhan dikotil dan monokotil sendiri tak hanya berbeda pada bagian akarnya saja, tetapi juga pada bagian batang dan daun. 

Struktur anatomi pada bagian akar dikotil dan monokotil ini cukup berbeda terutama dari jenisnya. Adapun beberapa perbedaan akar dikotil dan monokotil sendiri bisa kita ketahui dengan memperhatikan bagian-bagian struktur pada akar kedua jenis tumbuhan ini.

Berikut Ini Ulasan Mengenai Perbedaan Akar Tumbuhan Dikotil dan Monokotil Dengan Tepat

1. Jenis Akar

Perbedaan akar dikotil dan monokotil yang utama adalah pada jenis atau sistem perakaran kedua tumbuhan ini. Dimana pada akarnya sendiri, tumbuhan monokotil dan dikotil ini mempunyai perbedaan yang begitu signifikan. Jenis perakaran tumbuhan akar monokotil berdasarkan anatomi sendiri adalah serabut. Sementara akar pada tumbuhan dikotil mempunyai jenis akar tunggang. Dari sinilah letak perbedaan akar dikotil dan monokotil yang paling menonjol.

2. Persikel

Perbedaan akar dikotil dan monokotil selanjutnya terdapat pada bagian persikel. Di mana persikel akar monokotil biasanya terdiri atas lapisan sel dengan dinding tebal. Sementara persikel akar tumbuhan dikotil sendiri hanya mempunyai 1 lapis sel. Di samping itu, persikel tersebut hanya bisa membentuk bagian akar cabang. Berbeda pada akar dikotil, di mana persikelnya membentuk cabang akar yang begitu banyak.

3. Empulur

Perbedaan akar dikotil dan monokotil berikutnya bisa dilihat dari empulurnya. Bila diperhatikan, Anda bisa melihat adanya perbedaan akar pada tumbuhan monokotil dan dikotil dengan cukup jelas. Pada akar monokotil, biasanya mempunyai empulur dengan begitu berperan sebagai pusat akar. Berbeda halnya dengan akar tumbuhan dikotil yang tak mempunyai empulur.

4. Batas Pada Ujung Akar

Perbedaan akar dikotil dan monokotil lainnya bisa dilihat dari batas pada ujung akar tumbuhan ini. Akar monokotil, memiliki batas ujung pada akar beserta kaliptra dengan jelas. Sementara pada akar tumbuhan dikotil, batas ujung pada akarnya tidak jelas.

5. Kambium

Perbedaan akar dikotil dan monokotil juga terletak pada kambium kedua jenis akar tumbuhan ini. Pada akar tumbuhan monokotil tak mempunyai kambium, sementara pada akar tumbuhan dikotil sendiri terdapat kambium di dalamnya.

6. Letak Xilem

Perbedaan akar dikotil dan monokotil bisa dilihat dari letak xilemnya. Pada akar tumbuhan monokotil biasanya mempunyai letak xilem dan floem yang berselang-seling. Hal ini berbeda pada akar tumbuhan dikotil, di mana letak xilemnya sendiri berada pada jaringan floem.

7. Jumlah Lengan

Anda juga bisa melihat perbedaan akar dikotil dan monokotil berdasarkan jumlah lengan akar tumbuhan ini. Jumlah lengan pada akar tumbuhan monokotil sendiri untuk protocilem ada sebanyak 12 lebih. Sementara jumlah lengan xilem pada akar tumbuhan dikotil jumlahnya hanya sekitar 2-6 saja. 

Jika dilihat dari struktur anatomi akar tumbuhan dikotil maupun monokotil juga berbeda. Umumnya struktur anatomi pada akar terbagi atas sistem pada jaringan dasar yang terdiri dari empulur, endodermis dan kortes, jaringan epidermis dan sistem lapisan atau berkas pembuluh. 

Asal akar merupakan akar lembaga atau radix, di mana pada tumbuhan dikotil sendiri akar lembaga ini terus tumbuh sampai membentuk sebuah agar tunggang. Sementara pada tumbuhan monokotil, bagian akar lembaganya ini mati, lalu di bagian pangkal batang tumbuh beberapa akar dengan ukuran hampir serupa dengan begitu membentuk bagian akar serabut. Tak hanya itu saja, akar tumbuhan dikotil dan monokotil pada bagian ujungnya dilindungi kaliptra atau tudung akar. Ya, itulah sedikit ulasan mengenai perbedaan akar dikotil dan monokotil!