Senin, 11 April 2016

Perbedaan HIV dan AIDS Dalam Kesehatan

Perbedaan HIV dan AIDS Dalam Kesehatan - APA sih perbedaan HIV dan AIDS? Banyak orang yang salah tafsir dengan kata HIV dan AIDS. Bahkan banyak orang yang mengartikan bahwa HIV dan AIDS adalah bentuk penyakit yang sama. Hal ini disebabkan karena ketidaktahuan orang tersebut dan sering mendengar penjelasan dari orang lain yang menggambarkan penyakit HIV dan AIDS ini satu penyakit yang sama. Padahal pada dasarnya perbedaan HIV dan AIDS ini sangat mendasar. Memang HIV dan AIDS merupakan salah satu penyakit yang menyerang sistem kekebalan tubuh pada manusia, sehingga lama kelamaan fisiknya semakin lemah.

cara menjaga tubuh agar tidak tertular hiv,apakah hiv bisa di sembuhkan,cara agar tidak tertular hiv,perbedaan hiv dan sifilis,

Baca juga: Perbedaan Intel Dan AMD Dalam Teknologi Komunikasi

Jika Anda mencari sumber pengetahuan mengenai virus HIV dan AIDS maka Anda akan menemukan makalah HIV dan AIDS yang didalamnya mengandung beberapa hal mencakup ruang lingkup dari kedua penyakit tersebut. Perbedaan HIV dan AIDS, jika dikaji dari pengertiannya saja sudah berbeda. Pengertian dari HIV merupakan virus serta pemicu hal tertentu yang mengakibatkan infeksi. HIV sendiri merupakan singkatan dari kata Human Immunodeficiency virus. Nama tersebut sangat jelas memberikan gambaran mengenai virus yang hanya menginfeksi manusia serta menyerang sistem kekebalan tubuh manusia sehingga manusia tidak akan mampu bekerja dengan baik.

Perbedaan HIV dan AIDS yang signifikan selanjutnya ada pada pengertiannya. AIDS merupakan singkatan dari kata Acquired Immunodeficiency Syndrome. AIDS merupakan suatu kondisi yang bisa disebabkan oleh virus HIV. Karena mendapatkan infeksi dari HIV itulah yang akan menyebabkan sistem kekebalan tubuh manusia menjadi lebih lemah. Keadaan manusia yang lemah ini yang akan membuat orang mudah untuk diserang berbagai macam jenis penyakit. Perbedaan HIV dan AIDS lebih detail bisa ditanyakan kepada dokter. Penyakit ini bisa disebut juga sebagai infeksi oportunistik. Yang termasuk infeksi oportunistik antara lain jamur di mulut, kanker, kulit serta sistem saraf.

Perbedaan HIV dan AIDS dari segi cara penularannya kepada manusia hampir sama dengan jenis virus lainnya. HIV bisa menular dan menginfeksi orang lain dengan mudah. Di sisi lainnya, AIDS hanya akan dialami jika seseorang terkena penyakit HIV atau terjangkit virus HIV. Cara penularan HIV dapat ditularkan dari beberapa cara atau alat. Virus HIV ditularkan melalui pertukaran cairan pada tubuh manusia, yang sering terjadi seperti melalui hubungan seks bebas serta jarum suntik yang sudah terkontaminasi. Itulah perbedaan HIV dan AIDS yang wajib diketahui agar tidak salah dalam menyebutkannya lagi.

Perbedaan HIV dan AIDS jika dilihat dari gejalanya jelas sangat berbeda. Sistem kekebalan tubuh tidak dapat menyingkirkan virus HIV sepenuhnya, akan tetapi dapat mengendalikannya dalam jangka waktu yang lama. Gejala HIV sendiri adalah virus ini akan menyebabkan gejala yang mirip sakit flu 2 sampai 4 minggu setelah terinfeksi. Dalam jangka yang akut tersebut, saat dimana sistem imun bisa menundukkan infeksi di bawah kendali sehingga menimbulkan periode laten dalam artian virus yang terpendam dapat berpotensi menjadi ganas. Jika HIV sudah terinfeksi AIDS maka gejalanya akan terlihat semakin memerah seperti demam dan rasa sakit pada persendian.

Perbedaan HIV dan AIDS yang akurat adalah HIV dapat diidentifikasi dengan beberapa pemeriksaan sederhana. Pada saat tubuh sudah terinfeksi, maka sistem imun akan membentuk berbagai macam antibodi untuk melawan virus tersebut. Pemeriksaan darah atau pun air liur bisa mendeteksi antibodi dan menentukan apakah seseorang mengidap atau terinfeksi HIV atau tidak. Meskipun demikian, pemeriksaan ini hanya efektif dilakukan beberapa Minggu setelah terjangkit. Selanjutnya untuk pemeriksaan AIDS bisa dijalani dengan mendeteksi antigen sampai protein yang diproduksi oleh virus. Perbedaan HIV dan AIDS dalam pemeriksaan ini dilakukan berbeda-beda.

Sosialisasi perbedaan HIV dan AIDS memang belum disosialisasikan dengan maksimal kepada masyarakat umum. Namun dengan kemajuan pengobatan saat ini, penderita yang mengidap penyakit HIV dan AIDS bisa hidup dengan baik meskipun mempunyai daya tahan tubuh yang sangat lemah. Oleh sebab itu, mulailah termotivasi untuk hidup sehat serta tidak melakukan hal-hal yang sudah dilarang oleh agama. Penyakit ini tidak bisa ditularkan melalui jabatan tangan, maka dari itu jika Anda menemui orang dengan penyakit ini maka sebaiknya jangan dijauhi. Demikian penjelasan mengenai perbedaan HIV dan AIDS.