Tuesday, March 8, 2016

Perbedaan Kolonialisme dan Imperialisme serta Pengertiannya

Pengertian Serta Perbedaan Kolonialisme Dan Imperialisme - Perbedaan kolonialisme dan imperialisme tentunya keduanya hampir memiliki kemiripan satu sama lain. Dalam hal menjajah negara lain memang merupakan persamaan kolonialisme dan imperialisme. Namun perbedaan yang sangat mencolok dari dua jenis penjajahan ini adalah metode yang digunakan untuk menjajah. Kedua metode penjajahan ini dilakukan oleh Bangsa Eropa pertama kalinya karena pengaruh teori heliosentris.

perbedaan kolonialisme dan imperialisme dan contohnya,perbedaan kolonialisme dan imperialisme serta contohnya,perbedaan imperialisme kuno dan modern,pengertian kolonialisme dan imperialisme,

Baca juga: Perbedaan Konflik dan Kekerasan Ditinjau dari Berbagai Sisi


Mungkin Anda masih mengingat tentang teori heliosentris yang mengatakan jika bumi berbentuk bulat serta matahari merupakan pusat tata surya. Karena dasar inilah yang membuat banyak Bangsa Eropa melakukan perjalanan mengelilingi dunia. Perbedaan kolonialisme dan imperialisme ini juga akhirnya terjadi ketika bangsa Eropa sudah sampai ke sebuah daratan dan mulai melakukan penjajahan.

Walaupun metode penjajahan ini awalnya hanya ingin melakukan pembuktian dari teori heliosentris tetapi pada akhirnya membuat banyak wilayah di bumi menjadi wilayah yang dijajah. Perbedaan kolonialisme dan imperialisme yang membedakan antar negara yang melakukan penjajahan ke negara lain adalah metodenya. Mungkin Anda tidak asing dengan istilah kolonialisme. Metode penjajahan ini banyak sekali dilakukan oleh bangsa Eropa.

perbedaan kolonialisme dan imperialisme dan contohnya,perbedaan kolonialisme dan imperialisme serta contohnya,perbedaan imperialisme kuno dan modern,pengertian kolonialisme dan imperialisme,

Pengertian Dan Perbedaan Kolonialisme dan Imperialisme Secara Umum

Perbedaan kolonialisme dan imperialisme ini tentunya berdasarkan pada pengertian kedua istilah penjajahan tersebut. Pengertian kolonialisme dan imperialisme sendiri adalah sebagai berikut ini:

Kolonialisme

Kolonialisme merupakan suatu sistem di mana adanya sebuah negara yang menguasai wilayah termasuk masyarakat dan sumber daya alamnya namun masih memiliki hubungan dengan negara asalnya.

Imperialisme

Imperialisme merupakan salah satu sistem penjajahan yang dilakukan secara langsung oleh sebuah negara terhadap negara lainnya. Sistem ini memiliki dua kepentingan yang bertolak belakang satu sama lain.

Perbedaan kolonialisme dan imperialisme juga dapat dikatakan berbeda tujuannya. Jika dalam metode kolonialisme ini memiliki tujuan untuk mengeruk sumber daya alam serta manusianya, metode imperialisme ini memiliki tujuan untuk menyebarluaskan berbagai macam hal. Kolonialisme banyak terjadi di wilayah Asia yang memang memiliki sumber daya alam yang sangat lengkap dan beragam. 

Kolonialisme memiliki tujuan untuk mencapai kedudukan dominan dalam bidang ekonomi untuk sumber daya alam, manusia dan juga perdagangan di sebuah wilayah. Tidak mengherankan jika wilayah koloni pada umumnya merupakan daerah yang kaya akan sumber daya alamnya. Perbedaan kolonialisme dan imperialisme pada bagian tujuan memang menjadi salah satu hal yang menarik untuk dipelajari. 

Sedangkan imperialisme ini dapat dibedakan menjadi dua ketika proses terjadinya. Pada masa imperialisme sebelum revolusi industri memang cenderung melakukan penjajahan untuk memiliki tujuan kekayaan, mencapai kejayaan dan juga penyebaran agama. Perbedaan kolonialisme dan imperialisme dalam bagian tujuan ini tentunya sudah sangat berbeda sekali. Ditambah lagi imperialisme modern terjadi setelah revolusi industri yang mengakibatkan perubahan metode penjajahan.

Sedangkan dalam imperialisme modern, negara penjajah melakukan pengembangan ekonominya untuk dapat memenuhi kebutuhan industri dari negara jajahan sebagai penghasil bahan mentah dan juga tempat pemasaran hasil industri itu sendiri. Perbedaan kolonialisme dan imperialisme ini tentunya memiliki persamaan dengan membuat negara jajahan tentunya menjadi semakin miskin dan membuat negara penjajah menjadi lebih kaya.

Contoh kolonialisme dan imperialisme yang paling nyata adalah ketika Belanda datang ke Indonesia yang awalnya memiliki tujuan untuk membeli rempah-rempah menjadi melakukan penjajahan. Kasus kolonialisme ini tentunya menjadi salah satu contoh yang sangat nyata ketika membuat Belanda melakukan banyak usaha untuk menguasai sumber daya alam di Indonesia ini. Perbedaan kolonialisme dan imperialisme juga dirasakan oleh negara lain yang mengalami penjajahan.

Perbedaan kolonialisme dan imperialisme ini sangat berbeda pada ketika pada akhirnya negara penjajah ini meninggalkan wilayah jajahannya. Untuk negara yang bekas dilakukan kolonialisme ini cenderung akan miskin karena sumber daya alamnya sudah diambil oleh negara penjajah. Sedangkan untuk negara bekas imperialisme ini cenderung lebih maju karena biasanya akan membuat negara bekas jajahan tersebut menjadi memiliki tambahan pengetahuan tentang industri.

Perbedaan kolonialisme dan imperialisme ini dalam proses penjajahannya memang cenderung bertolak belakang. Namun pada dasarnya sistem penjajahan yang dilakukan baik secara kolonialisme ataupun imperialisme ini memiliki tujuan untuk mengeruk kekayaan untuk negara mereka. Tidak mengherankan jika sekarang ini negara-negara yang pernah melakukan salah satu dari dua sistem penjajahan ini menjadi sangat makmur dan juga tidak kekurangan. Berbeda dengan negara yang dijajah yang mungkin saat ini masih mencoba untuk bangkit dari sistem penjajahan.