Rabu, 24 Februari 2016

Mengetahui Perbedaan Pantun dan Syair

Mengetahui Perbedaan Pantun dan Syair - Bagi Anda yang pernah mengenyam bangku sekolah pasti kenal dengan istilah pantun dan syair. Pada kesempatan kali ini akan dibahas mengenai perbedaan pantun dan syair. Keduanya merupakan salah satu karya sastra. Ketika duduk di bangku sekolah pasti pernah mendapatkan pelajaran tersebut, apalagi bagi Anda yang kuliah di jurusan bahasa Indonesia atau sastra Indonesia. Sastra Indonesia begitu kaya dengan berbagai bentuk karya sastra. Tak terkecuali pantun dan syair yang memperkaya dunia sastra Indonesia. Persamaan antara pantun dan syair yaitu keduanya merupakan bentuk karya sastra lama. Kedua karya sastra tersebut memiliki persamaan lain di samping perbedaan pantun dan syair.

contoh pantun dan syair,ciri ciri pantun dan syair,ciri ciri pantun,persamaan pantun dan syair,perbedaan pantun dan syair beserta contohnya,perbedaan dan persamaan pantun dan syair,

Baca juga: 8 Perbedaan Arteri dan Vena Di Dalam Tubuh

Seringkali orang salah persepsi di antara kedua jenis karya sastra tersebut, pantun dan syair. Keduanya sering disamakan, padahal berbeda, sangat jauh berbeda. Sebelum membahas lebih lanjut mengenai perbedaan pantun dan syair, sebaiknya pahami terlebih dahulu persamaan pantun dan syair. Keduanya merupakan salah satu bentuk karya sastra lama. Karya sastra lama masih terikat oleh aturan lama sehingga bentuknya tidak bisa bebas seperti halnya puisi. 

Ada beberapa hal yang mengikat pantun dan syair. Berbeda dengan puisi yang cenderung bebas tanpa terikat aturan baku. Oleh sebab itulah sebagai pelajar, Anda harus tahu perbedaan pantun dan syair yang benar karena tidak boleh salah membedakannya. Apalagi kalau sudah dijelaskan oleh gurunya dan tidak paham juga, ini berbahaya.

Di sini akan dibahas pula mengenai perbedaan pantun dan syair beserta contohnya. Sebetulnya mudah mengenali perbedaan pantun dan syair. Terdapat beberapa hal yang perlu Anda ketahui dan satu hal pasti pantun dan syair itu berbeda meskipun hampir sama. Nah inilah beberapa hal yang menyamakan pantun dengan syair sehingga kadang orang menganggapnya sama, padahal beda.

contoh pantun dan syair,ciri ciri pantun dan syair,ciri ciri pantun,persamaan pantun dan syair,perbedaan pantun dan syair beserta contohnya,perbedaan dan persamaan pantun dan syair,

Inilah Persamaan Antara Pantun dan Syair

1. Jumlah baris

Jumlah baris pantun dan syair dalam satu bait sama yaitu sebanyak 4 baris. Dalam satu bait, baik pantun maupun syair jumlahnya tidak boleh lebih dari 4baris. Jika lebih pun, harus membentuk 4 baris lagi atau kelipatannya untuk membentuk bait-bait baru. Anda bebas menuliskan berapa banyak bait yang akan Anda buat.

2. Jumlah suku kata

Sama halnya dengan pantun, syair pun terikat dengan aturan satu baris harus memuat 8 sampai 12 suku kata. Itu adalah aturan baku yang tidak boleh ditentang.

3. Terikat dengan sajak dan rima

Disinilah letak persamaan sekaligus perbedaan pantun dan syair. Kedua karya sastra tersebut terikat oleh aturan yang sama yaitu memiliki rima atau sajak. Namun perbedaan sajak inilah yang akhirnya menjadi salah satu pembeda.
Setelah mengetahui persamaan antara pantun dan syair, maka inilah perbedaan pantun dan syair yang benar.

Perbedaanya

1. Sajak pantun dan syair berbeda

Pantun dan syair sama-sama terikat oleh sajak yang mengakhiri setip baris. Hanya saja, sajak pantun adalah ab-ab sedangkan sajak syair aaaa. Dari segi ini saja sudah terlihat jelas perbedaan pantun dan syair. Maka jangan lagi menyamakan pantun dan syair.

2. Dari segi isi

Isi atau kandungan makna pasti terdapat dalam setiap karya sastra. Perbedaan pantun dan syair selanjutnya terlihat pada isi atau kandungan maknanya. Jika pada pantun baris ke satu dan kedua disebut sampiran dan baris ketiga dan keempat disebut isi. Sedangkan syair semua barisnya mengandung makna yang sama, tidak membedakan sampiran dan isi.

3. Bahasa yang digunakan

Perbedaan dari pantun dan syair selanjutnya terletak pada bahasa yang digunakan. Pada pantun bahasa yang digunakan boleh bercampur, misal memasukkan sedikit bahasa Melayu dalam pantun bahasa Indonesia. Sedangkan pada syair bahasanya haruslah sama.

Jelas bukan terkait perbedaan pantun dan syair. Mudah sekali dipahami. Untuk lebih memudahkannya lagi, marilah kita lihat contoh pantun dan syair berikut ini.

Contoh Pantun:
Jalan-jalan ke pasar Karanganyar
Jangan lupa membeli manggis
Kalau kamu anak pintar
Janganlah kamu suka menangis
Contoh Syair:
Bila engkau lenyap nanti
Ku di sini masih menanti
Adakah hati yang tak berperi?
Ditinggal mati kekasih hati
Berdasarkan contoh syair dan pantun di atas, kini Anda paham bukan perbedaan pantun dan syair. Keduanya jelas berbeda. Selain itu pantun memiliki banyak jenis, antara lain pantun jenaka, pantun nasehat, pantun dewasa, pantun persahabatan, pantun teka-teki, pantun agama, pantun kasih sayang, pantun pendidikan, pantun kesedihan, pantun kegembiraan dan sebagainya. Semoga ulasan mengenai perbedaan pantun dan syair dapat mencerahkan pikiran Anda dan dapat menambah wawasan.