Friday, April 8, 2016

4 Perbedaan Syair dan Pantun Beserta Contohnya

4 Perbedaan Syair dan Pantun Beserta Contohnya

Perbedaan Syair dan Pantun Beserta Contoh - Perbedaan syair dan pantun akan dibahas pada kesempatan berikut ini. Sebenarnya baik pantun ataupun syair, keduanya sudah sering dibahas di bangku sekolah. Untuk membantu mengingatkan Anda mengenai syair dan pantun, Anda dapat menyimak ulasan kali ini. Tentu Anda sudah tidak asing lagi dengan syair ataupun pantun, keduanya dapat Anda temui di mana saja. Ada banyak contoh syair dan pantun yang bagus-bagus dengan makna yang dalam. Bagi Anda yang masih belum bisa membedakan mana syair dan mana pantun, simak uraian lengkap berikut ini.

sebutkan kriteria atau syarat-syarat teks syair yang baik,perbedaan pantun dan syair beserta contohnya,perbedaan pantun dengan gurindam,perbedaan gurindam dan karmina,

Baca juga: Perbedaan Teks Laporan dan Teks Deskripsi Secara Garis Besar

Sebelum membahas mengenai perbedaan syair dan pantun, ketahui terlebih dahulu pengertiannya. Pantun adalah salah satu bentuk dari puisi lama yang setiap baitnya terdapat 4 baris dan bersajak a-b-a-b. Pada pantun, 2 baris pertama merupakan sampiran dan 2 baris terakhir merupakan isi. Pantun terbagi menjadi beberapa jenis, mulai dari pantun jenaka, pantun agama, dan lain sebagainya. Mengenai perbedaan syair dan pantun sebenarnya dapat dilihat dari pengertian masing-masing. Syair sendiri juga merupakan salah satu bentuk puisi lama dan juga terdiri dari 4 baris setiap baitnya. 

Selain Terdapat Perbedaan Syair dan Pantun, Keduanya Memiliki Persamaan

- Baik pantun dan syair merupakan bentuk puisi lama
- Keduanya juga sama-sama terdiri dari 4 baris untuk setiap baitnya
- Setiap baris baik pantun atau syair terdiri dari 8 hingga 10 suku kata
- Syair dan pantun sama-sama terikat irama sajak

Untuk Perbedaan Syair dan Pantun Sendiri Bisa Anda Lihat Ini

1. Sajak

Perbedaan yang pertama yaitu terletak pada sajaknya, pada pantun bersajak a-b-a-b. Sementara pada syair, sajaknya yaitu a-a-a-a sehingga dapat terlihat jelas perbedaannya.

2. Baris

Perbedaan syair dan pantun selanjutnya yaitu dapat dilihat dari isi baris-barisnya. Pada pantun, 2 baris pertama adalah sampiran dan 2 baris terakhir adalah isi dari pantun tersebut. Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya bahwa isi dari pantun terletak pada 2 baris terakhir. Sementara pada syair, 4 baris yang ada adalah isi semua dan tidak ada sampirannya. Dalam 1 bait, 4 baris tersebut merupakan isi keseluruhan dari syair.

3. Bahasa

Bahasa yang digunakan juga menjadi salah satu perbedaan syair dan pantun. Di mana bahasa yang digunakan untuk membuat pantun dapat dicampur-campur. Sementara bahasa yang digunakan untuk membuat syair harus sama.

4. Asal

Perbedaan utama syair dan pantun yaitu dapat dilihat dari sajaknya. Untuk perbedaan lainnya, pantun merupakan puisi lama yang merupakan asli dari Indonesia dan berasal dari Arab-Persia. Sementara syair merupakan puisi lama asli Indonesia.
Itulah perbedaan syair dan pantun, setelah membaca pembahasan tersebut tentu Anda sudah tahu bagaimana membedakan pantun dan syair. Berikut ini ada contoh yang dapat membantu Anda memahami perbedaan syair dan pantun. 

- Pantun nasihat
Naik sepeda ke jalan yang landai
Pergi ke pasar bermain komedi putar
Kalau ingin jadi anak yang pandai
Maka harus rajin belajar
- Syair
Ketika daku pergi suatu saat nanti
Bagaimana dengan urusan hati?
Rasa rindu akan selalu menemani
Kasih, sabarkah dikau menanti?
Dari contoh tersebut dapat dilihat perbedaan syair dan pantun, keduanya memiliki sajak yang berbeda. Jika sajaknya adalah a-b-a-b maka itu adalah bentuk puisi lama berupa pantun. Di mana 2 baris pertama merupakan sampiran, dapat dilihat dari contoh tersebut. Bagi Anda yang bertanya apakah perbedaan pantun dengan syair maka pahami contoh tersebut. Dalam pantun, isi disampaikan pada 2 baris terakhir. Yaitu jika ingin menjadi anak yang pandai maka harus rajin belajar. Sementara pada syair, tidak ada sampiran dan keseluruhannya merupakan isinya.

Jika Anda ingin mengetahui perbedaan syair dan pantun, memang akan lebih mudah jika melihat contoh langsung. Ada banyak sekali contoh-contoh puisi lama, baik pantun ataupun syair yang dapat Anda temui. Untuk mengetahui apakah itu pantun atau syair, lihatlah terlebih dahulu sajak dari puisi lama tersebut. Setelah melihat sajaknya, Anda dapat membaca secara keseluruhan dan membedakan mana sampiran dan mana yang isi. Sebenarnya untuk membedakan mana pantun dan mana syair sangat mudah untuk dilakukan. Demikian yang dapat disampaikan, semoga ulasan mengenai perbedaan syair dan pantun ini dapat bermanfaat.

Wednesday, February 24, 2016

Mengetahui Perbedaan Pantun dan Syair

Mengetahui Perbedaan Pantun dan Syair

Mengetahui Perbedaan Pantun dan Syair - Bagi Anda yang pernah mengenyam bangku sekolah pasti kenal dengan istilah pantun dan syair. Pada kesempatan kali ini akan dibahas mengenai perbedaan pantun dan syair. Keduanya merupakan salah satu karya sastra. Ketika duduk di bangku sekolah pasti pernah mendapatkan pelajaran tersebut, apalagi bagi Anda yang kuliah di jurusan bahasa Indonesia atau sastra Indonesia. Sastra Indonesia begitu kaya dengan berbagai bentuk karya sastra. Tak terkecuali pantun dan syair yang memperkaya dunia sastra Indonesia. Persamaan antara pantun dan syair yaitu keduanya merupakan bentuk karya sastra lama. Kedua karya sastra tersebut memiliki persamaan lain di samping perbedaan pantun dan syair.

contoh pantun dan syair,ciri ciri pantun dan syair,ciri ciri pantun,persamaan pantun dan syair,perbedaan pantun dan syair beserta contohnya,perbedaan dan persamaan pantun dan syair,

Baca juga: 8 Perbedaan Arteri dan Vena Di Dalam Tubuh

Seringkali orang salah persepsi di antara kedua jenis karya sastra tersebut, pantun dan syair. Keduanya sering disamakan, padahal berbeda, sangat jauh berbeda. Sebelum membahas lebih lanjut mengenai perbedaan pantun dan syair, sebaiknya pahami terlebih dahulu persamaan pantun dan syair. Keduanya merupakan salah satu bentuk karya sastra lama. Karya sastra lama masih terikat oleh aturan lama sehingga bentuknya tidak bisa bebas seperti halnya puisi. 

Ada beberapa hal yang mengikat pantun dan syair. Berbeda dengan puisi yang cenderung bebas tanpa terikat aturan baku. Oleh sebab itulah sebagai pelajar, Anda harus tahu perbedaan pantun dan syair yang benar karena tidak boleh salah membedakannya. Apalagi kalau sudah dijelaskan oleh gurunya dan tidak paham juga, ini berbahaya.

Di sini akan dibahas pula mengenai perbedaan pantun dan syair beserta contohnya. Sebetulnya mudah mengenali perbedaan pantun dan syair. Terdapat beberapa hal yang perlu Anda ketahui dan satu hal pasti pantun dan syair itu berbeda meskipun hampir sama. Nah inilah beberapa hal yang menyamakan pantun dengan syair sehingga kadang orang menganggapnya sama, padahal beda.

contoh pantun dan syair,ciri ciri pantun dan syair,ciri ciri pantun,persamaan pantun dan syair,perbedaan pantun dan syair beserta contohnya,perbedaan dan persamaan pantun dan syair,

Inilah Persamaan Antara Pantun dan Syair

1. Jumlah baris

Jumlah baris pantun dan syair dalam satu bait sama yaitu sebanyak 4 baris. Dalam satu bait, baik pantun maupun syair jumlahnya tidak boleh lebih dari 4baris. Jika lebih pun, harus membentuk 4 baris lagi atau kelipatannya untuk membentuk bait-bait baru. Anda bebas menuliskan berapa banyak bait yang akan Anda buat.

2. Jumlah suku kata

Sama halnya dengan pantun, syair pun terikat dengan aturan satu baris harus memuat 8 sampai 12 suku kata. Itu adalah aturan baku yang tidak boleh ditentang.

3. Terikat dengan sajak dan rima

Disinilah letak persamaan sekaligus perbedaan pantun dan syair. Kedua karya sastra tersebut terikat oleh aturan yang sama yaitu memiliki rima atau sajak. Namun perbedaan sajak inilah yang akhirnya menjadi salah satu pembeda.
Setelah mengetahui persamaan antara pantun dan syair, maka inilah perbedaan pantun dan syair yang benar.

Perbedaanya

1. Sajak pantun dan syair berbeda

Pantun dan syair sama-sama terikat oleh sajak yang mengakhiri setip baris. Hanya saja, sajak pantun adalah ab-ab sedangkan sajak syair aaaa. Dari segi ini saja sudah terlihat jelas perbedaan pantun dan syair. Maka jangan lagi menyamakan pantun dan syair.

2. Dari segi isi

Isi atau kandungan makna pasti terdapat dalam setiap karya sastra. Perbedaan pantun dan syair selanjutnya terlihat pada isi atau kandungan maknanya. Jika pada pantun baris ke satu dan kedua disebut sampiran dan baris ketiga dan keempat disebut isi. Sedangkan syair semua barisnya mengandung makna yang sama, tidak membedakan sampiran dan isi.

3. Bahasa yang digunakan

Perbedaan dari pantun dan syair selanjutnya terletak pada bahasa yang digunakan. Pada pantun bahasa yang digunakan boleh bercampur, misal memasukkan sedikit bahasa Melayu dalam pantun bahasa Indonesia. Sedangkan pada syair bahasanya haruslah sama.

Jelas bukan terkait perbedaan pantun dan syair. Mudah sekali dipahami. Untuk lebih memudahkannya lagi, marilah kita lihat contoh pantun dan syair berikut ini.

Contoh Pantun:
Jalan-jalan ke pasar Karanganyar
Jangan lupa membeli manggis
Kalau kamu anak pintar
Janganlah kamu suka menangis
Contoh Syair:
Bila engkau lenyap nanti
Ku di sini masih menanti
Adakah hati yang tak berperi?
Ditinggal mati kekasih hati
Berdasarkan contoh syair dan pantun di atas, kini Anda paham bukan perbedaan pantun dan syair. Keduanya jelas berbeda. Selain itu pantun memiliki banyak jenis, antara lain pantun jenaka, pantun nasehat, pantun dewasa, pantun persahabatan, pantun teka-teki, pantun agama, pantun kasih sayang, pantun pendidikan, pantun kesedihan, pantun kegembiraan dan sebagainya. Semoga ulasan mengenai perbedaan pantun dan syair dapat mencerahkan pikiran Anda dan dapat menambah wawasan.