Kamis, 12 Mei 2016

Perbedaan Perubahan Fisika dan Kimia Beserta Contohnya

Perbedaan Perubahan Fisika dan Kimia - Tahukah Anda apa saja perbedaan perubahan fisika dan kimia? Membahas mengenai perubahan zat memang bukan merupakan hal yang asing untuk semua orang. Materi ini tentu pernah dibahas ketika Anda duduk di bangku sekolah, mulai dari SD bahkan sampai perguruan tinggi. Pada kesempatan kali ini akan membahas kembali mengenai perbedaan perubahan fisika dan kimia. Namun sebelum itu ketahui terlebih dahulu apa yang dimaksud dengan perubahan fisika dan apa yang dimaksud dengan perubahan kimia. Dengan begitu akan lebih mudah bagi Anda untuk mengetahui perbedaan di antara 2 perubahan zat tersebut.

contoh-perubahan-fisika-dan-kimia,-pengertian-perubahan-fisika-dan-kimia,-perbedaan-perubahan-fisika-dan-kimia-beserta-contoh,-perbedaan-perubahan-fisika-dan-kimia-pada-materi,-
Perbedaan Siklus Litik dan Lisogenik Pada Fase Reproduksi Virus

Pengertian Serta Perbedaan Perubahan Fisika dan Kimia

Langsung saja, berikut ini merupakan pengertian perubahan fisika dan kimia yang dapat Anda simak:

- Perubahan fisika

Perubahan fisika adalah perubahan zat yang tidak menghasilkan zat baru.

- Perubahan kimia

Perubahan kimia adalah perubahan zat yang menghasilkan zat baru.

Dari pengertian tersebut Anda sudah dapat melihat perbedaan perubahan fisika dan kimia. Di mana perubahan fisika merupakan kebalikan dari perubahan kimia. Jangan sampai Anda salah memahami pengertian tersebut, yang menghasilkan zat baru adalah perubahan kimia. Untuk membantu Anda agar lebih paham mengenai perubahan zat tersebut, berikut ini ada beberapa contoh. Di antaranya yaitu:

- Perubahan fisika
Seperti yang sudah disebutkan, perubahan fisika tidak menghasilkan zat yang baru. Contoh perubahan fisika yaitu es yang menjadi air, tidak ada zat baru yang terbentuk. Es berasal dari air yang dibekukan, ketika mendapatkan kalor maka ia kembali menjadi air atau mencair. Perubahan zat tersebut tidak menghasilkan zat baru, sehingga disebut perubahan fisika.

- Perubahan kimia
Perbedaan perubahan fisika dan kimia dapat dilihat dari hasil perubahan. Untuk contoh perubahan kimia yaitu kertas yang dibakar, maka kertas akan menjadi abu. Perubahan zat tersebut telah menciptakan zat baru, dengan begitu perubahan zat tersebut termasuk perubahan kimia.

Dari uraian contoh tersebut, dapat dilihat perbedaan perubahan fisika dan kimia. Jika Anda masih kurang paham, berikut ini ada 3 poin yang harus Anda ingat untuk membedakan perubahan fisika dan kimia. Diantaranya yaitu:

1. Apa yang berubah

Perbedaan perubahan fisika dan kimia dapat dilihat dari apa yang berubah. Untuk perubahan fisika, dapat dilihat apa saja yang berubah yaitu ukuran, wujud, bentuk dan juga warna. Sementara wujudnya dapat berupa cair, gas dan padat. Perubahan fisika juga dapat membuat zat tersebut memiliki ukuran yang lebih kecil atau lebih besar. Contohnya yaitu batu yang diolah kemudian menghasilkan butiran pasir. Perbedaan perubahan fisika dan kimia dari apa yang berubah memang terlihat jelas. 


Jika perubahan fisika yang berubah adalah warna, ukuran bentuk dan wujud, perubahan kimia mengubah zatnya. Perubahan kimia akan menghasilkan zat baru, dapat berupa oksidasi, pencampuran, pembakaran dan lain sebagainya. Perubahan zat dapat terjadi karena adanya reaksi kimia tersebut.

2. Penyebab

Perbedaan perubahan fisika dan kimia berikutnya dapat dilihat dari penyebab. Perubahan fisika dapat disebabkan oleh perubahan suhu atau gaya. Seperti yang disebutkan sebelumnya yaitu es yang mencair. Perubahan fisika tersebut dapat terjadi karena perubahan suhu, es mendapatkan kalor. Perbedaan perubahan fisika dan kimia dapat dilihat dari penyebabnya, perubahan fisika hanya terjadi karena pengaruh suhu atau gaya. Contoh lain dari perubahan fisika yaitu es batu yang dipukul-pukul lalu menghasilkan kumpulan es batu berukuran lebih kecil. Perubahan tersebut terjadi karena adanya gaya, bukan karena suhu.
Sementara perubahan kimia hanya dapat terjadi karena reaksi kimia sehingga membentuk zat baru. Contohnya yaitu pembusukan sampah organik, makanan dan lain sebagainya. Dari contoh tersebut Anda dapat melihat perbedaan perubahan fisika dan kimia.

3. Kembali ke bentuk awal

Satu lagi yang harus Anda ingat untuk mengetahui perbedaan antara perubahan fisika dan kimia yaitu apakah dapat kembali ke bentuk awal. Dari beberapa contoh perubahan fisika dan kimia yang sudah disampaikan tersebut, Anda dapat menarik garis besar. Di mana zat yang mengalami perubahan fisika lebih mudah untuk kembali ke bentuk awal. Sementara zat yang mengalami perubahan kimia akan sulit atau bahkan tidak dapat kembali ke bentuk awal. Misalnya saja kertas yang dibakar lalu menjadi abu, tidak mungkin dapat kembali menjadi kertas. 

contoh-perubahan-fisika-dan-kimia,-pengertian-perubahan-fisika-dan-kimia,-perbedaan-perubahan-fisika-dan-kimia-beserta-contoh,-perbedaan-perubahan-fisika-dan-kimia-pada-materi,-
Bagaimana? Tidak sulit bukan membedakan mana perubahan fisika dan mana perubahan kimia? Perubahan yang menghasilkan zat baru adalah perubahan kimia dan perubahan yang tidak menghasilkan zat baru adalah perubahan fisika. Sekian yang dapat dibagikan mengenai perbedaan perubahan fisika dan kimia.