Jumat, 08 April 2016

Jenis dan Perbedaan Uang Kartal dan Uang Giral di Indonesia

Jenis dan Perbedaan Uang Kartal dan Uang Giral di Indonesia - Uang merupakan salah satu alat tukar yang sah di Indonesia. Selain dijadikan sebagai alat tukar, uang juga mempunyai banyak fungsi untuk kehidupan sehari-hari. Ada dua jenis uang yang dikenal, yaitu uang kartal dan uang giral. Namun seringkali kita menjumpai pertanyaan apa perbedaan uang kartal dan uang giral ini? Apakah keduanya mempunyai bentuk yang sama? Atau apakah mempunyai fungsi yang sama atau berbeda? Dalam pembahasan kali ini akan mengungkap secara tuntas apa saja perbedaan uang kartal dan uang giral yang ada di Indonesia. Tidak hanya itu, di sini juga akan diungkapkan apa saja jenis dari uang kartal dan uang giral.

apa saja fungsi asli dan fungsi turunan uang,contoh uang kartal dan uang giral,perbedaan uang kartal dan uang giral berdasarkan wujudnya,perbedaan uang kartal dan uang giral dan contohnya,

Baca juga: 3 Perbedaan Unsur dan Senyawa yang Paling Pokok

Perbedaan Uang Kartal dan Uang Giral Dari Segi Pengertian

Perbedaan uang kartal dan uang giral bisa dilihat dari segi pengertiannya. Pengertian uang kartal dan uang giral ini jelas sangat berbeda. Uang kartal mempunyai pengertian sebagai uang yang biasa digunakan dalam bertransaksi sehari-hari. Sedangkan uang adalah alat pembayaran yang sah dan dikeluarkan oleh bank. Lalu apa perbedaan uang kartal dan uang giral? Uang giral juga dikeluarkan oleh pihak bank dan menjadi alat transaksi yang sah? Perbedaan antara uang giral dan uang kartal ini adalah bentuk dari keduanya. Uang kartal berbentuk cash atau tunai yang bisa langsung dibayarkan jika kita melakukan transaksi. Sedangkan uang giral berupa bukti pembayaran yang dikeluarkan oleh bank.

Munculnya uang giral ini tidak lepas dari perkembangan dunia yang semakin maju. Dulunya, orang hanya menggunakan uang kartal saja sehingga ketika seseorang akan melakukan transaksi dalam jumlah besar sangat kesulitan. Berawal dari sinilah uang giral diciptakan. Tujuan utama diciptakannya uang giral adalah untuk mempermudahkan transaksi dalam jumlah besar. Jumlah transaksi juga bisa menjadi salah satu indikator perbedaan uang kartal dan uang giral. Uang kartal biasanya digunakan untuk transaksi langsung dengan jumlah yang sedikit. Sedangkan uang giral biasanya digunakan untuk transaksi dalam jumlah yang besar.

Perbedaan Uang Kartal dan Uang Giral Berdasarkan Jenisnya

Selain dari segi pengertiannya, perbedaan uang kartal dan uang giral juga bisa dilihat dari jenisnya. Uang kartal dan uang giral mempunyai jenis yang berbeda. Jenis uang karta terdiri dari dua jenis, yaitu uang kertas dan uang logam. Uang kertas merupakan uang yang terbuat dari kertas yang tahan air, tahan api, sehingga tidak mudah rusak jika digunakan untuk transaksi secara langsung. Sedangkan uang logam merupakan uang yang terbuat dari logam yang tidak mudah rusak. Di Indonesia sendiri lebih banyak orang menggunakan uang kertas dibandingkan uang logam. Namun, pada saat ini hanya tersisa tiga jenis uang kartal logam yaitu uang senilai 100 rupiah, 200 rupiah, 500 rupiah, dan 1000 rupiah.

Bentuk atau jenis dari uang giral tentu saja sangatlah berbeda. Ada tiga jenis bentuk uang giral yaitu transfer telegrafis, giro dan cek. Perbedaan uang kartal dan uang giral dalam bentuknya ini memang cukup jelas untuk diamati. Uang giral yang berbentuk cek bisa ditukar di bank terkait yang mengeluarkan cek tersebut. Biasanya cek dikeluarkan oleh seseorang atau perusahaan tertentu untuk membayar tagihan yang cukup besar. Sedangkan giro merupakan sebuah surat perintah yang ditujukan kepada bank untuk segera memindahkan uang yang ada pada rekening nasabah ke rekening nasabah lainnya.

Perbedaan uang kartal dan uang giral masih dari segi jenis dan bentuknya yaitu uang giral ada yang berbentuk transfer telegrafis. Transfer telegrafis ini merupakan cara untuk memindahkan buku dari satu rekening dan rekening lainnya secara cepat seperti kilat. Anda bisa memindahkan buka dengan fasilitas ini tanpa harus berlama-lama untuk mengantre di bank. Perbedaan uang kartal dan uang giral terletak pada bentuknya ini sudah sangat jelas, bukan? Uang kartal ini biasanya berupa kertas dan logam sedangkan uang giral bisa berupa surat-surat yang sudah disahkan oleh pihak bank yang bersangkutan.

Perbedaan Uang Kartal dan Uang Giral Berdasarkan Fungsinya

Perbedaan uang kartal dan uang giral juga bisa dilihat dari fungsinya. Walaupun uang kartal dan uang giral sama-sama digunakan untuk transaksi keuangan, akan tetapi kedua jenis uang ini mempunyai fungsi yang agak berbeda. Uang kartal biasanya digunakan untuk transaksi sehari-hari secara langsung. Sedangkan uang giral biasanya dilakukan untuk membayarkan tagihan dalam jumlah yang besar. Perbedaan fungsi uang kartal dan uang giral ini terletak pada jumlah yang akan dibayarkan. Dimana penggunaan uang giral biasanya dilakukan ketika akan melaksanakan transaksi dalam jumlah yang besar.