Rabu, 09 Maret 2016

Mengulas Pengertian Serta Perbedaan Puisi Lama dan Puisi Baru

Mengulas Pengertian Serta Perbedaan Puisi Lama dan Puisi Baru - Berikut ini akan dibahas mengenai perbedaan puisi lama dan puisi baru. Bagi Anda yang belum mengetahui apa perbedaan di antara keduanya, simak uraian berikut ini. Puisi merupakan salah satu seni tulis-menulis yang mana bahasa yang digunakan adalah kualitas estetiknya. Selain itu juga tidak lupa menekankan makna dari puisi tersebut sebagai tambahan. Anda tentu sudah tidak asing lagi dengan puisi, ada banyak puisi yang dapat Anda temui dan baca. Namun tidak jarang yang masih bingung apa perbedaan puisi lama dan puisi baru.

perbedaan puisi lama dan puisi baru beserta contohnya,contoh puisi lama dan puisi baru,contoh puisi lama,unsur intrinsik puisi,perbedaan prosa lama dan prosa baru,

Baca juga: Inilah Pengertian Serta Perbedaan Qada dan Qadar

Ini Dia Perbedaan Puisi Lama dan Puisi Baru

Jika Anda adalah salah satu orang yang kurang paham apa perbedaan di antara puisi lama dan puisi baru, silakan simak uraian lengkap berikut ini. Sebenarnya perbedaan puisi lama dan puisi baru dapat dilihat dari ciri-ciri keduanya. Puisi sendiri merupakan karya sastra yang terikat dengan rima, irama, ritma, bait dan juga larik. Berikut ini akan dibagikan informasi mengenai perbedaan puisi lama dan puisi baru beserta contohnya yang dapat Anda ketahui. 

Langsung Saja Berikut Adalah Pembahasan Mengenai Puisi Lama dan Puisi Baru

1. Puisi lama

Puisi lama merupakan puisi yang terikat dengan aturan tertentu, misal jumlah kata dalam setiap barisnya. Selain itu jumlah baris dalam setiap baitnya, rima atau persajakan dan banyaknya suku kata dalam setiap barisnya serta irama. Perbedaan puisi lama dan puisi baru dapat dilihat dari pengertian masing-masing puisi tersebut. Selain itu baik puisi lama atau puisi baru memiliki ciri-ciri tersendiri, untuk ciri-ciri puisi lama di antaranya yaitu:
- Umumnya merupakan puisi rakyat yang nama pengarangnya tidak diketahui
- Terikat aturan tertentu seperti jumlah baris, jumlah suku kata, sajak dan lain sebagainya
- Disampaikan melalui mulut ke mulut yang membuatnya disebut juga sebagai sastra lisan
- Menggunakan gaya bahasa atau majas tetap dan klise
- Berisi mengenai kerajaan, istanasentris dan juga fantastis
Jika Anda memahami ciri-ciri tersebut, Anda akan lebih mudah mengetahui perbedaan puisi lama dan puisi baru. Perbedaan di antara keduanya dapat dilihat secara jelas dari ciri-cirinya. Untuk contoh, sebenarnya ada banyak contoh puisi lama yang dapat Anda temui. Puisi lama sendiri terbagi menjadi beberapa jenis, diantaranya yaitu:
  • a. Mantra
  • Mantra yaitu ucapan yang dianggap mempunyai kekuatan gaib.
  • b. Pantun
  • Pantun merupakan puisi yang bersajak a-b-a-b, setiap baitnya terdiri dari 4 baris. Dan setiap barisnya terdiri dari 8 hingga 12 suku kata. 2 baris pertama yaitu sampiran dan 2 baris terakhir yaitu isi dari pantun. Mengenai perbedaan puisi lama dan puisi baru, Anda akan semakin paham lagi jika mengetahui jenis-jenis dari kedua jenis puisi tersebut.
  • c. Syair
  • Syair yaitu puisi yang bersajak a-a-a-a dan dalam tiap baitnya terdiri dari 4 baris. Syair umumnya berisi mengenai nasihat atau cerita-cerita.

perbedaan puisi lama dan puisi baru beserta contohnya,contoh puisi lama dan puisi baru,contoh puisi lama,unsur intrinsik puisi,perbedaan prosa lama dan prosa baru,

  • d. Karmina
  • Karmina adalah pantun kilat, mirip dengan pantun namun lebih pendek.
  • e. Seloka
  • Seloka adalah pantun yang berkait, ditulis dengan menggunakan bentuk pantun atau syair.
  • Selain itu masih ada jenis puisi lama lain seperti Gurindam dan Talibun. Perbedaan puisi lama dan puisi baru memang dapat dilihat dari ciri-ciri dan jenis dari keduanya.

2. Puisi baru

Puisi baru sendiri merupakan puisi yang tidak terikat oleh aturan tertentu, lebih bebas dalam pembuatannya. Baik dalam jumlah suku kata, jumlah baris, sajak dan lain sebagainya lebih bebas dibandingkan puisi lama. Inilah yang menjadi perbedaan puisi lama dan puisi baru yang penting untuk Anda ingat. Berikut adalah ciri-ciri puisi baru yang dapat Anda simak:
- Diketahui nama pengarangnya
- Tidak terikat aturan tertentu, baik jumlah baris, jumlah suku kata dan lain sebagainya
- Perkembangannya secara lisan dan juga tertulis
- Menggunakan majas atau gaya bahasa yang dinamis atau berubah-ubah
- Umumnya berisi mengenai kehidupan
- Bentuknya lebih rapi dan juga simetris
- Umumnya memiliki rima akhir yang teratur
- Tiap baris adalah kesatuan sintaktis
Dari ciri-ciri tersebut, sudah semakin jelas apa saja perbedaan puisi lama dan puisi baru. Sama seperti puisi lama, puisi baru juga terdiri dari beberapa jenis. Di antaranya yaitu:
  • a. Balada
  • Balada adalah puisi yang isinya menceritakan sebuah cerita atau kisah.
  • b. Himne
  • Himne merupakan puisi yang ditujukan untuk Tuhan, tanah air dan pahlawan, umumnya berisi pujian. Ketahui jenis-jenis puisi ini agar Anda semakin paham mengenai perbedaan puisi lama dan puisi baru.
  • c. Ode
  • Ode merupakan puisi yang umumnya berbentuk sanjungan bagi orang yang berjasa. Puisi ini menggunakan irama atau nama yang resmi, sifatnya menyanjung dan membahas sesuatu yang mulia.

Selain itu masih ada banyak jenis puisi baru, di antaranya yaitu Epigram, Romansa, Elegi, Satire dan lain sebagainya. Itulah yang dapat disampaikan mengenai pengertian puisi lama dan puisi baru beserta dengan ciri-ciri dan juga jenis-jenisnya. Setelah membaca uraian tersebut tentu Anda sudah dapat membedakan antara puisi lama dan puisi baru. Demikian yang dapat disampaikan mengenai perbedaan puisi lama dan puisi baru.